no klik kanan

Rabu, 16 Oktober 2013

Mendadak Ratusan PNS Dimutasi ke Minut?



Disorot Komisi A, Sekda Sebut Wajar

Denny Wowiling
Minut, KM –
Komisi A DPRD Minahasa Utara (Minut) mengaku menemukan sedikitnya 131 PNS dimutasi ke Minut dalam waktu yang sangat singkat. Kepada wartawan Ketua Komisi A DPRD Drs Denny Wowiling MSi, mengatakan hal ini akan dipertanyakan kepada pihak eksekutif melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD).
"Ini harus dipertanyakan. Mengingat adanya aturan menyangkut moratorium yang diberlakukan Pemerintah pusat. Hal ini tidak bisa segampang itu terjadi harus sesuai aturan," tandas Dewo, sapaan populis Ketua Komisi A ini.
Akan hal ini, Bupati Drs Sompie SF Singal MBA yang dikonfirmasi, Rabu (16/10), mengaku mutasi PNS dari daerah lain ke Minut begitu juga dari Minut ke daerah lain adalah wajar-wajar saja.
Johanis Rumambi
"Memang ada yang bermohon ingin mutasi ke Minut tapi ada juga yang bermohon pindah. Tapi tidak banyak. Setahu kita tidak sampai ratusan. 20-an saja sudah banyak," terang Singal.
Ditempat yang sama, Asisten I Ir Ronny Siwi mendukung pernyataan Bupati.
"Ada yang dari guru. Karena memang ada yang mutasi ke luar daerah," tambah Siwi seraya mengatakan jika diakumulasi dari beberapa tahun belakangan tentu bisa saja jumlahnya banyak.
Sementara, Sekretaris Daerah Drs Johanes Rumambi mengatakan, kalau ada yang keluar dari Minut, tidak menutup kemungkinan Minut juga menerima mutasi daerah lain untuk mengisi kekurangan.
"Tak ada persoalan yang perlu didebatkan soal itu. Masih wajar-wajar saja. Jangan terlalu terusik," tegas Rumambi saat mendampingi Bupati usai mengikuti kegiatan penutupan lomba Tae Kwondo yang memperebutkan piala Bupati, kemarin. (hendralumanauw)

Investor China Lirik Kota Bitung


WALIKOTA Bitung Hanny Sondakh, didampingi Kaban Bappeda, Drs Audy Pangemanan,
menerima investor asal China, Huang Jian, Xiao Ming Qu, Pan Dao Bin dan Wen Lin,
diruang kerjanya, Rabu (9/10) pekan lalu. (Foto:Yappi/KM)
Bitung,KM-
Seiring berkembangnya Kota Bitung dalam hal Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan International Hub Port, membuat para investor luar negeri melirik Kota Serba Dimensi ini, salah satunya, pengusaha asal negara China, yang menemui Walikota Bitung, Hanny Sondakh, Rabu (9/10) pekan lalu, diruang kerjanya.
Apalagi, Pelabuhan Samudera Bitung, disiapkan menjadi gerbang perekonomian Asia Pacific. Para pengusaha asal negara tirai bambu ini, Huang Jian, Xiao Ming Qu, Pan Dao Bin dan Wen Lin ini, diberikan beberapa pemaparan potensi investasi melalui Kepala Bappeda Drs Audy Pangemanan MSi, Kepala Dinas Pariwisata Drs Benny Lontoh MA dan Kadispenda Olga Makarauw SE.
Kepada para wartawan, Sondakh mengatakan, investor asal negara China tersebut, berniat menanamkan investasinya di bidang Tekstil, Pengolahan Baja dan Minyak Sawit.
"Pada dasarnya kita siap menerima, dan jika memenuhi semua persyaratan secepatnya akan di atur dalam MoU dengan Pemerintah Kota Bitung, karena Pemerintah Kota Bitung membuka ruang yang luas untuk para investor untuk mengembangkan usahanya di Kota Cakalang ini,"tutur Sondakh didampingi Pangemanan, kepada sejumlah wartawan usai menerima para pengusaha tersebut. (yappiletto)

Sondakh Lantik Pejabat Eselon III dan IV


WALIKOTA Bitung Hanny Sondakh, menyaksikan penandatanganan
berita acara pelantikan pejabat Eselon III dan IV, Rabu (16/10) kemarin,
di ruang rapat lantai IV, Kantor Walikota Bitung. (Foto:Yappi/KM)

Bitung,KM-
Dalam rangka tuntutan perbaikan struktur organisasi, Pemeirntah Kota Bitung, kembali melaksanakan rolling jabatan, Rabu (16/10), di ruang sidang lantai IV, Kantor Walikota Bitung.
Pelantikan dipimpin langsung Walikota Bitung, Hanny Sondakh, didampingi Wakil Walikota Bitung Max Jonas Lomban SE MSi dan Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi, sekaligus memimpin pengambilan sumpah jabatan kepada 15 pejabat baru.
Dalam Sambutannya, Sondakh mengatakan, para pejabat yang baru dilantik dan di sumpah, kiranya dapat dimaknai dari sudut kepentingan organisasi dalam upaya meningkatkan kinerja tata pemerintahan di Kota Bitung.
“Seluruh pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat bertugas dan maknai pelanitkan ini dengan pelaksanaan tupoksi masing-masing, untuk mengayomi dan melayani masyarakat, jauhilah segala bentuk penyalagunaan wewenang dan tindakan korupsi,”ujar Sondakh, sembari menambahkan, jabatan merupakan kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat, karena itu jalanilah tugas dengan penuh tanggung jawab.(yappiletto)

Jembatan Timbang TPA Sumompo Mulai Ditenderkan


Manado Targetkan Adipura Kencana

Julises Oehlers SH
Manado, KM -
Seperti pada tahun 2013, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado juga menargetkan meraih piala Adipura Kencana untuk tahun 2014 nanti. Upaya untuk meraih penghargaan bergengsi dibidang kebersihan dan lingkungan hidup tersebut terus dilakukan, salah satunya dengan menganggarkan pembangunan jembatan timbang di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Manado Julises Oehlers SH, kepada Koran Manado, mengatakan sekarang ini proses lelang proyek pembangunan jembatan timbang di TPA Sumompo, sedang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE).
“Kita rencanakan untuk membangun jembatan timbang di TPA Sumompo. Sekarang ini, sedang dalam proses lelang yang diumumkan melalui LPSE. Jembatan timbang ini merupakan salah satu syarat dalam penilaian Adipura Kencana,”jelas Oehlers.
Lanjut dikatakan, pihaknya menganggarkan pembangunan jembatan timbang sebesar Rp500 juta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2013. Dimana, perusahaan yang bakal mengerjakan proyek tersebut tidak terbatas ada di Manado, karena proses lelangnya terbuka untuk umum di seluruh Indonesia.
“Jembatan timbang ini, kalau sudah jadi akan digunakan untuk menimbang sampah yang masuk di TPA, sesuai yang disyaratkan tim penilai Adipura Kencana. Mudah-mudahan tahun 2014 nanti Kota Manado bisa meraih Adipura Kencana, ini harapan kita bersama,”pungkas pejabat yang akrab dengan kalangan pers itu, optimis.(jan torindatu)

Stok Bahan Kebutuhan Pokok di Manado, Aman

Jelang Akhir Tahun 2013
 
Drs Fanny Sirang
Manado, KM –
Stok bahan kebutuhan pokok masyarakat jelang akhir tahun 2013 ini, dijamin aman dan mencukupi. Sehingga, masyarakat diminta untuk tidak kuatir terjadinya kelangkaan.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Manado Drs Fanny Sirang, kepada Koran Manado, di ruang kerjanya, Rabu (16/10).
Menurutnya, pemerintah selalu melakukan pengawasan terhadap ketersediaan stok kebutuhan pokok. Apalagi, memasuki akhir tahun 2013, permintaan pasar akan meningkat terutama untuk bahan-bahan pembuatan kue.
“Tidak akan terjadi kelangkaan, termasuk kekuatiran akan ada aksi borong bahan. Memang, banyak masyarakat khususnya pelaksana paket hari raya, akan memburu bahan-bahan untuk pembuatan kue. Tetapi, tetap tidak akan terjadi kelangkaan, stok pasti akan selalu tersedia, karena tidak banyak juga masyarakat yang bikin kue, kalau mereka ikut paket,”ujar Sirang.
Lanjut dikatakan, sampai saat ini berdasarkan laporan yang masuk ke Disperindag Manado, stok bahan kebutuhan pokok, dalam keadaan aman hingga akhir tahun 2013. Karena, dari pihak distributor selalu melakukan pemesanan, jika stok mulai berkurang.(jan torindatu)