no klik kanan

Kamis, 17 Oktober 2013

JWS–Ivansa Dinilai Banyak Mengubar Janji



Kinerja Pemkab Minahasa Mulai Disorot

Bupati Jantje Wowiling Sajouw dan Wakil Bupati Ivan Sarundajang
Tondano,KM -
Kinerja Pemerintah Kabupaten Minahasa yang saat ini dinahkodai Bupati Jantje Wowiling Sajouw (JWS) dan Wakil Bupati Ivan Sarundajang (Ivansa) terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat. Pasalnya, duet pemimpin Minahasa itu dinilai terlalu banyak mengumbar janji yang sifatnya hanya sebatas sorga telinga.
Tudingan itu dinilai berasalan, mengingat selang tujuh bulan menahkodai Minahasa, hingga kini belum juga menunjukan adanya perubahan sebagaimana visi dan misi yang digemakan disaat kampanye dalam Pilkada lalu.
“Pemerintahan saat ini lebih banyak mengubar janji–janji palsu, buktinya selama tujuh bulan menjabat tidak ada perubahan yang terlihat selain pemotongan pohon di sejumlah ruas jalan di pusat kota Tondano. Sebagai orang yang pernah dekat dengat bupati, saya sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini. Karena semenjak bupati menjabat kepala dinas Dikpora hingga menjabat wakil bupati waktu lalu, dirinya paling sering mengubar janji,” ungkap Jouke Lembong mantan PNS di Dikpora Minahasa
Jouke mengatakan, ada beberapa bukti bentuk pengingkaran yang dilakukan, seperti pengalokasian anggaran sebesar 15 juta rupiah untuk setiap desa yang akan melaksanakan pemilihan hukum tua dan pemberian dana hibah sebesar 500 juta untuk pembentukan Kota Langowan dan Minahasa Tengah. Tapi kenyataannya, janji yang disampaikan disaat kampanye tersebut tidak di usulkan dalam APBD - Perubahan 2013.
"Sebagai masyarakat Minahasa, kita bisa melihat dan menilai sendiri apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini. Ironinya kondisi daerah seperti ini malah bupati lebih sering keluar daerah ketimbang menyelesaikan persoalan di Minahasa," lugasnya. (fernandokembuan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar