![]() |
Miraychel Imanuel Paslima, bayi berusia 10 bulan yang menderita hydrosefalus atau pembesaran kepala dan tumor ganas |
Dinas
Kesehatan (Dinkes) Minahasa langsung ambil langkah cepat terkait dengan ada
pemberitaan dari media massa bayi berumur 10 bulan, Miraychel Imanuel Paslima
yang mengindap penyakit hydrosefalus atau pembesaran kepala dan tumor ganas
yang berada di mulut. Terbukti, pihak medis dari Puskesmas Langowan Selatan
datang mengunjungi Miraychel Imanuel yang berada di Desa Kayuran Atas.
Kepala
Dinkes Minahasa, dr Yuliana Kaunang, kepada harian ini mengatakan, berdasarkan
informasi yang didapatnya, pihaknya langsung menginstruksikan kepada puskesmas
untuk melihat kondisi bayi tersebut.
"Tadi
(kemarin, red) saya sudah memerintahkan
para dokter dan para medis yang berada di puskesmas Langowan Selatan untuk
mendatangi rumah keluarga Paslima-Londah. Dari kunjungan tersebut, Dinas
Kesehatan Minahasa akan secepatnya mengatur segala persiapan, dan secepatanya
untuk membawa bayi tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan
intensif," ujar Kaunang.
Lanjut
Kaunang mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa bayi
tersebut. Menurutnya, Pemkab Minahasa melalui Dinas kesehatan akan melengkapi
segala sasuatu yang dibutuhkan oleh bayi Miraychel dan secepatnya membantu akan
kesembuhan bayi malang tersebut.
Sementara
itu, Ibu Miraychel, Helmy Londa membenarkan kedatangan pihak puskesmas untuk
melihat kondisi Miraychel. "Tadi dokter sudah datang, katanya Miraychel
harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dirawat intensif," ujarnya.
Menurut
Helmy, keinginan untuk membawa anaknya ke rumah sakit telah dipikirkan mereka
sejak lama, namun belum bisa dilakukan karena tidak punya biaya.
"Kami memang ingin membawa Miraychel ke
rumah sakit, namun kami tidak punya biaya. Kami sangat berharap bantuan untuk
biaya perawatan," ujar Helmy, sembari berharap adanya uluran tangan dari
saudara-saudara untuk membantu meringankan kondisi dari Miraychel.(fernandokembuan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar