no klik kanan

Kamis, 17 Oktober 2013

SBSI Tomohon Minta Upah Buruh Dinaikkan


Tomohon, KM-
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Tomohon meminta agar upah kalangan buruh di kota ini untuk dinaikkan. Pasalnya, upah yang saat ini berlaku sudah tidak relevan lagi dengan kenyataan yang ada, apalagi naikknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta sejumlah harga komoditi pasaran.
Menurut Sekretaris SBSI Kota Tomohon Edwin Kambey,SIP mengungkapkan, sebagai bentuk keprihatinan terhadap upah buruh yang ada di Kota Tomohon, maka sebagai masukan kepada pihak pemerintah kota serta sejumlah pengusaha yang menggunakan tenaga buruh untuk sedapat mungkin dapat menaikkan upah buruh. Alasannya, kenyataan sekarang ini upah buruh yang diterima sudah tidak sesuai dengan sejumlah harga yang menjadi kebutuhan pokok buruh.
"Memang kalau melihat keberadaan sekarang ini, apalagi memasuki hari kegamaan di Desember nanti, maka sudah sepantasnya pemerintah kota dan pengusaha serta masyarakat yang menggunakan jasa buruh untuk menaikkan upah buruh. Karena dari kalkulasi, upah yang diterima saat ini sudah tidak sesuai lagi dengan harga-harga kebutuhan pokok. Paling tidak apa yang menjadi upah buruh ini perlu juga secara konprehensif dilakukan penghitungan secara sistimatis yang disesuaikan dengan objek kerja buruh yang menguntungkan pihak tertentu" ujar Kambey.
Lanjut di katakana, desakan dinaikkannya upah buruh ini tidak sekedar efouria tapi sudah merupakan tuntutan sesuai dengan kondisi yang ada. “Melalui masukan serta telaah dari para buruh, maka sepantasnya SBSI yang ada dibalik buruh ini ikut memberikan apresiasi terhadap menaikkan upah buruh. Jadi baik buruh swasta, negeri dalam hal ini tenaga honorer dan buruh lainnya wajar jika dinaikkan upahnya," ketusnya. (yongkie sumual)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar