no klik kanan

Kamis, 17 Oktober 2013

Kelapa Minsel Terserang Busuk Pucuk


Perkebunan kelapa yang diduga diserang
hama busuk pucuk, ditepis Pemkab Minsel.
Amurang, KM –
Ratusan tanaman kelapa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai dari wilayah Amurang Barat, Motoling Raya, Tenga, hingga Sinonsayang, selang bulan-bulan terakhir menunjukkan gejala segera mati.
Tanaman tahunan rakyat yang kini sebagian besar dikuasai perusahaan dan penguasa ini, diduga terserang hama busuk pucuk. Gejalanya terlihat dari daun bagian atas rontok dan tanaman kelapa perlahan-lahan mati.
Menurut sejumlah warga, kondisi tanaman kelapa seperti itu terjadi mulai dua bulan terakhir.
“Ya, saat ini tanaman kelapa kami sudah mulai mati. Sudah sekitar 50-an pohon kelapa yang mati, dengan gejala seperti terkena busuk pucuk. Terus terang ini merugikan, padahal harga kopra sudah mulai membaik,” ujar Regen Kumayas, Petani Kelapa asal Motoling Barat kepada sejumlah wartawan Biro Minsel,Kamis.

Menurutnya, kondisi itu belum mendapat perhatian dari instansi terkait Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Minsel.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah, supaya tak tertambah banyak kelapa yang mati,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Perkebunan Pemkab Minsel Imanuel Tapang ketika dikonfirmasi, mengatakan, kematian pohon kelapa bukan karena hama busuk pucuk tetapi terkena sambaran petir.
“Dari pengamatan awal itu lebih dikarenakan sambaran halilintar. Meski memang gejalanya mirip hama busuk pucuk. Dan kasusnya bisa masif alias banyak. Tapi ini baru analisis awal, pastinya akan diturunkan tim pemeriksa di lokasi. Hasilnya akan jadi pegangan untuk ditindaklanjuti,” kata Tapang. (dolviemangindaan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar