no klik kanan

Minggu, 11 November 2012

Pemprov Jajaki Kerjasama dengan India

GUBERNUR Sulawesi Utara Dr SH Sarundajang saat menjamu kedatangan
Duta Besar India untuk Indonesia dan ASEAN Gurjit Singh di rumah dinas Gubernur, Minggu (11/11) kemarin.(foto ist)
GUBERNUR Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Minggu (11/11) Kemarin menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia dan ASEAN, Gurjit Singh di rumah dinas Gubernur. Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Duta Besar India, Raveesh Kumar itu membahas hubungan kedekatan budaya sekaligus tindak lanjut kerjasama khususnya dalam bidang pendidikan dan pariwisata antara Sulut dengan India.
Dalam bidang Pendidikan misalnya, Gubernur menawarkan pertukaran pelajar maupun tenaga pendidik antara Universitas yang ada di Sulut dengan di India.
‘’Beberapa Universitas telah menyatakan ketertarikan untuk mengirimkan pelajar maupun tenaga pendidik ke India,’’ jelas Gubernur.
Sarundajang memberikan apresiasi dengan komitmen pemerintah India dalam hal Peningkatan Kemampuan, sebagaimana berdasarkan penjelasan Duta Besar bahwa ada berbagai skema beasiswa di bawah Program ITEC yang ditawarkan Kedutaan Besar India. Kemungkinan kerja sama lainnya adalah pertukaran akademisi dan pelajar antara universitas. Gubernur menyambut ide tersebut dan menyatakan bahwa Sulut pada prinsipnya ingin memperdalam kerjasama dengan India. Ia mengatakan bahwa warga Sulut memiliki ikatan budaya dengan India dan wisata spiritual menjadi pertimbangan warga Sulut untuk mengunjungi India.
Gubernur juga menyampaikan keinginannya agar pihak India dapat terus menguatkan hubungan budaya dan ekonomi dengan Sulut. Sekalipun begitu, Sarundajang mengakui bahwa terkait perluasan investasi dan kemajuan pariwisata sebagai leading sejktor di Sulut masih terkendala pada masalah transportasi. Untuk penerbagan internasional baru 1 maskapai yakni ke Singapura. Dan saat ini sedang dijajaki serius untuk penerbangan ke Hongkong yang diharapkan akan aktif dalam waktu dekat ini.
‘’Selain pendidikan, pemasaran pariwisata menjadi bidang lain yang dipertimbangkan, bahkan Dubes Singh berharap kedua pihak bisa bertukar ide untuk meningkatkan sektor pariwisata di kedua negara. Ia juga mengatakan bahwa ada pontesi besar untuk menjual Sulut sebagai tujuan lokasi syuting Bollywood dan juga acara penghargaan film,’’ujarnya.
Sementara itu, Duta Besar dalam kesempatan tersebut menyinggung tentang berbagai acara yang akan diadakan di Indonesia bulan Oktober-November untuk merayakan 20 Tahun Kerjasama Dialog ASEAN India.
 Rangkaian acara itu termasuk Seminar Bisnis ASEAN India yang diselenggarakan bersama Bank Indonesia dan KADIN, Seminar Akademis bersama Universitas Udayana dan festival budaya berjudul “India Bali Sangam”. Gelaran ini menampilkan film India, pertunjukan budaya, kuliner, dan lainnya. Selain itu Dubes Singh mengucapkan apresiasinya kepada gubernur atas sambutan yang hangat untuk INS Sudarshini, Kapal AL India, yang kini sedang merapat di Pelabuhan Bitung, yang dikomandai langsung oleh Komandan Kapal INS Sudarshini.
“Saya sangat mengharapkan agar kerjasama dengan Sulut akan semakin erat agar hubungannya yang ada selama ini bisa tambah akrab, mengingat Sulut termasuk wilayah pertama yang menjadi tujuan. Investor India tertarik dengan Indonesia untuk berinvestasi di bidang infrastruktur, terutama infrastruktur pariwisata di Sulut,” ucap Dubes Singh yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh Atase Pertahanan India Kolonel Sanjeev Langeh, Sekretaris Kedua Bagian Media N. Ramakrishnan.(onal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar