no klik kanan

Rabu, 30 Oktober 2013

Kejaksaan Seriusi Dugaan Korupsi Rp 1,2 Miliar

Terkait Pengadaan Tronton PU Bolsel 2012
La Haja SH
Molibagu, KM –
Rupanya proyek pengadaan kendaraan berat jenis  truck tronton berbandrol Rp 1,2 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kini masuk di meja Kejaksaan Cabang Negeri (Kecabri) Dumoga-Bolsel.
Diketahui, pihak Kecabri sejak Senin pekan lalu sudah memanggil PPK (pejabat pembuat komitmen,red) terkait proyek pengadaan ini, untuk memeriksa kelengkapan berkas truck tronton tersebut, apakah sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang dikeluarkan atau tidak.
Kepala Kecabri Dumoga La Haja SH saat dikomfirmasi, Rabu (31/10) kemarin, mengatakan berkas mereka  belum lengkap.
"Ada beberapa berkas yang belum lengkap, sehingga pihaknya rencananya akan kembali memanggil yang bersangkutan,"kata La Haja.
Disinggung soal dokumen-dokumen apa saja yang belum lengkap, La Haja menjelaskan.
"Yang tidak sempat dibawa waktu lalu adalah bukti kontrak asli serta bukti pencairan dana proyek pengadaan truck tronton ini,"jawabnya.
Sementara itu Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bolsel Boy Poluan yang juga selaku PPK proyek ini saat dimintai tanggapannya menungkapkan, ketika dipanggil pihak Kecabri pekan lalu, semua berkas yang dibawanya lengkap.
"Dokumen yang saya bawa semua lengkap, tapi menurut pak jaksa masih ada yang belum lengkap dan masih ada berkas lagi yang diminta oleh pihak Kejaksaan, saya masih akan menghadap kembali ke Kecabri dan melengkapi berkas kembali. Saat ini dia mengaku sedang tugas luar di Denpasar Bali.
"Nanti sekembalinya dari Bali saya akan menghadap kembali ke Kejaksaan,"tutup Boy, kemarin. (sudarto manoppo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar