no klik kanan

Minggu, 20 Oktober 2013

KNPI Jangan Dijadikan Alat Politik Caleg Non Kader

Salah satu kegiatan KNPI
Tomohon, KM-
Warning keras ditujukan kepada Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tomohon dalam menyikapi proses kampanye pemilihan umum (Pemilu) 2014. Dimana, lembaga ini diserukan agar tidak dijadikan alat politik dari segelintir oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) non kader pemuda yang berhimpun pada kalangan organisasi kepemudaan itu
KNPI secara kelembagaan disebutkan tidak bolehkan dicampur-adukkan ataupun dilibatkan dengan kegiatan politik. Apalagi ditunggangi oleh kepentingan caleg-celg dari luar tubuh KNPI. Sebab, sebagai wadah berhimpun pemuda, sikap KNPI telah jelas yaitu memberikan dorongan kepada kader-kader pemuda diinternal KNPI untuk maju dan berkiprah dalam politik praktis melalui partai apa saja peserta pemilu.
“KNPI sangat merespon jika ada anggota ataupun pengurus KNPI di semua aras yang menjadi calon legislatif. Akan tetapi, sebagai kader kami menolak jika lembaga ini dimanfaatkan atau ditunggangi oleh pihak atau oknum-oknum tertentu, walaupun secara organisasi mendorong semua caleg yang adalah pengurus KNPI untuk maju dalam bursa politik praktis pemilu," jelas Wakil Ketua DPD KNPI Kota Tomohon Maya F. Turang SH kepada koran ini
Lanjut dikatakannya, KNPI harus punya jati diri dan berkarakter sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan, yang didalamnya adalah kader KNPI yang punya moralitas, etika dan harga diri. “Dalam artian juga, KNPI bukan milik perorangan atau pribadi serta kelompok tertentu yang dengan gampang dan seenaknya dimanfaatkan atau ditunggangi oleh yang punya kepentingan politik praktis. Jadi, tidak boleh ada kepentingan dengan KNPI untuk tujuan sesaat, apalagi oknum-oknum tertentu yang bukan kader KNPI," ketusnya.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia (MPI-KNPI) Kota Fadly Rumondor,SP,Msi, mengungkapkan, MPI-KNPI memberikan apresiasi terhadap semua kader pemuda dalam jajaran KNPI yang ikut serta dalam bursa pencalonan anggota legislatif maupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Menurutnya, ini perlu didorong, karena setelah berkiprah dalam lembaga KNPI, kalangan generasi muda ditempa dan diasah untuk bagaimana pemuda bisa menjadi harapan bangsa.
Dan, sebagai sebuah komitmen lanjut kata dia, lembaga harus mendorong para kader yang tampil dan maju dalam pencalegkan dalam warna apapun. Karna KNPI bukan milik salah satu partai, melainkan mitra atau teman dari semua partai peserta pemilu.
“Hasil rakerda dan pleno DPD KNPI Tomohon telah jelas akan mendorong rekan-rekan pengurus maupun kader, mulai dari jajaran Dewan Penasehat, MPI dan DPD KNPI yang maju dalam pencalonan legislatif. Karena tidak etis sudah diputuskan dalam raker kemudian terjadi pembangkangan atas apa yang diputuskan. Ini perlu di kawal oleh setiap kader KNPI sebagai bentuk komitmen dan pandangan politik pemuda. Jadi sebagai pemuda tidak boleh ada pembangkangan atau ada kepentingan di luar hasil rakerda dan pleno, itu harus diimplementasikan," ujar Rumondor.(yongkie sumual) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar